Cara Mengatasi Miopi Hipermetropi

Cara Mengatasi Miopi Hipermetropi

 

Cara Mengatasi Miopi Hipermetropi – Miopi atau rabun jauh adalah sebuah kerusakan refraktif mata di mana citra yang dihasilkan berada di depan retina ketika akomodasi dalam keadaan santai. Penderita penyakit ini tidak dapat melihat jarak jauh dan dapat ditolong dengan menggunakan kacamata negatif (cekung). Lensa cekung ini akan menempatkan bayangan tepat pada retina.

Gejala Miopi (Rabun Jauh)

Buram atau kabur saat melihat objek jauh merupakan gejala utama dari miopi. Apabila saat anda melihat objek jauh dan anda meyipitkan mata untuk dapat melihat dengan jelas , makan mungkin saja saat itu anda telah terkena miopi. sakit kepala juga merupakan gejala umum, karena mata bekerja ekstra untuk fokus pada objek yang jauh.

Penyebab Miopi

  1. Faktor Genetik
  2. Ketegangan pada otot mata
  3. Stres

cara mengatasi masalah rabun jauh atau miopi

  1. Membaca jangan terlalu dekat
  2. Membacalah di ruangan yang cukup terang
  3. Jangan membaca sambil tiduran
  4. Hindari menonton televisi/main play stasion terlalu dekat
  5. Hindari memakai komputer dengan  monitor terlampau dekat, sekali-kali pandanglah ke tempat yang jauh

Tips dan cara mengobati mata miopi :

  • Kemudian, anda dapat melatih mata untuk melihat suatu benda atau objek yang jauh tanpa menggunakan kacamata. Misalnya anda dapat pergi ke tempat seperti sawah, bukit dsb, karena tempat-tempat tersebut memiliki sudut pandang yang jauh.
  • Mata minus juga dapat disembuhkan dengan daun sirih, caranya sangat mudah. Kita hanya perlu 2 lembar daun sirih, kemudian cuci bersih daun sirih tersebut dan tempel dimata anda setap kali anda tidur. Lakukan cara ini dengan rutin untuk mendapatkan hasil maksimal
  • Satu lagi tips unik yaitu dengan melakukan terapi lilin, caranya cukup mudah. Anda hanya pelu menyalakan lilih dan tataplah lilin tersebut tanpa banyak berkedip dan tunggulah hingga keluar banyak air mata anda. Walaupun terbilang sederhana, tapi katanya terapi ini cukup manjur.
  • Pakailah helm /kaca mata ketika anda berkendara, tujuannya yaitu untuk mencegah debu masuk ke mata.
  • Cobalah lepaskan kacamata yang anda pakai jika dirasa kurang diperlukan, seperti saat anda berada di ruangan yang sempit dan tidak sedang bekerja tentunya. Anda dapat melakukan hal ini jika masih bisa melihat dengan jelas walau pun tanpa memakai kacamata.
  • Selanjutnya anda juga dapat melatih mata untuk melihat benda-benda yang bergerak. Misalnya, ketika anda berada di jalan raya, anda bisa mengamati orang-orang, motor ataupun mobil yang berlalu lalang di sekitar anda. Lihat dan perhatikan setiap gerakannya, usahakan bayangan yang anda lihat adalah utuh tidak rabun
  • Jika anda terbiasa bekerja di depan komputer, usahakan setiap 25 menit, luangkan waktu untuk beranjak dari tempat duduk anda mungkin untuk sekedar mengambil air minum dan cobalah untuk melihat keluar jendela / luar rumah, lihat lingkungan sekitar anda.
  • Jangan lupa untuk membersihkannya mata anda, jika perlu, anda bisa menggunakan tetes mata agar mata terhindar dari kotoran dan bakteri
  • Bila perlu anda juga bisa mengkonsumsi wortel ataupun makanan yang berbahan wortel misalnya, sayur sop, jus wortel dsb.

 

HIPERMETROPI

Cara Mengatasi Miopi Hipermetropi – Hipermetropi atau rabun dekat adalah keadaan fisik lensa mata yang terlalu pipih atau tidak dapat mencembung dengan optimal. Titik api lensa berada di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat benda-benda yang dekat. Penderita hipermetropi dapat dibantu menggunakan kacamata berlensa cembung. Dengan lensa cembung, sinar yang jatuh di belakang retina akan dikembalikan tepat pada retina.

 

Gejala Hipermetropi (Rabun Dekat)

Pada orang dewasa, masalah rabun mata akan terjadi seiring bertambanya usia. Orang dewasa yang mengalami gangguan hipermetropi akan memiliki beberapa gejala diantaranya ia akan rabun ketika melihat benda yang dekat, tetapi ia bisa melihat secara jelas terhadap benda benda yang jauh. Selain itu orang yang mengalami hipermetropi akan melihat secara jelas dengan menyipitkan mata. Penderita juga akan mengalami kelelahan pada mata setelah melihat dan fokus terhadap benda yang dilihatnya seperti membaca dan memandangi layar komputer.

Penyebab Hipermetropi biasanya terjadi karena faktor genetik ( keturunan ). Rabun dekat merupakan gangguan pada mata yang dapat terjadi pada semua usia tetapi cenderung menjadi lebih terlihat di atas usia 40 tahun . Meski hal ini jarang terjadi, hipermetropi juga dapat disebabkan oleh kondisi lain seperti diabetes , Mikroftalamia , kanker sekitar mata dan masalah dengan pembuluh darah di retina.

Hal-hal yang dapat kita lakukan agar mata tetap sehat, di antaranya sebagai berikut :
1. Mengatur jarak baca (minimal 30 cm);
2. Menonton televisi jangan terlalu dekat;
3. Membaca di ruangan yang terang karena jika kita membaca di tempat yang kurang terang, pupil mata akan melebar dengan kuat sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kelelahan pada mata;
4. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A seperti wortel.

Anda Bingung Bagaimana Cara Menyembuhkan Miopi dan Hipermetropi ? Jangan Hawatir Kini TELAH HADIR !! S Lutena, Vitamin untuk Mata Miopi dan Hipermetropi

%d bloggers like this: